Apabila Anda memiliki rumah berlantai dua, maka sebaiknya gunakan setiap sudut ruangan dengan baik. Biasanya ruang bawah tangga hanya dibiarkan kosong saja. Nah, mulai sekarang Anda bisa memaksimalkan fungsi ruang tersebut, sehingga menjadi lebih bermanfaat.

Cara Memaksimalkan Fungsi Ruang di Bawah Tangga
-
Dapur
Jika jumlah ruangan di rumah Anda tidak cukup untuk dijadikan sebagai dapur, maka solusinya bisa memanfaatkan ruang kosong di bawah tangga. Anda atur tata letaknya sedemikian rupa, sehingga tetap terlihat rapi.
Misalnya Anda letakkan kabinet beserta penghisap asap, kompor gas dan bak cuci piring persis di bawah tangga. Selain itu, peralatan makan dan berbagai bahan makanan bisa dimasukkan di dalam kabinet, sehingga lebih menghemat ruang.
-
Kamar Mandi
Anda dapat membangun kamar mandi untuk tamu tanpa harus menyediakan ruang khusus. Jika luas ruangannya cukup besar, maka tambahkan shower juga, sehingga sewaktu-waktu ada tamu yang menginap bisa menggunakannya untuk mandi.
Satu hal yang harus Anda perhatikan adalah sirkulasi udara. Caranya dengan memasang exhaust fan, sehingga kamar mandi tidak pengap.
-
Rak Buku
Orang yang gemar membaca biasanya memiliki banyak koleksi buku. Adanya space di bawah tangga menjadi solusi terbaik untuk mengatasi lemari Anda yang sudah penuh, dan tidak mampu menampung buku. Anda bisa mendesain rak buku menyesuaikan bentuk ruangan yang tersedia.
-
Ruang Kerja
Keterbatasan ruang tidak membuat Anda kehabisan akal untuk mendesain ruang kerja. Anda bisa meletakkannya di bawah tangga. Kehadiran ruang kerja di rumah sangat membantu Anda untuk untuk menyelesaikan berbagai tugas kantor. Selain itu, bisa juga difungsikan untuk tempat belajar anak-anak.
-
Lemari Penyimpanan
Lemari sangat penting untuk menyimpan barang-barang seperti baju, tas, dan sepatu. Rumah yang sempit tentu tidak dapat menampung lemari berukuran besar. Namun, di rumah berlantai dua, bagian bawah tangga bisa didesain menjadi lemari atau loker, sehingga dapat meningkatkan nilai estetika rumah.
Banyak ide kreatif yang bisa diterapkan untuk membuat ruangan bawah tangga lebih berguna. Contohnya seperti kelima desain di atas. Meskipun ruang tidak luas, namun fungsinya bisa dimaksimalkan. Sangat menarik, bukan?





