9 Kiat Renovasi Rumah di Tengah Ancaman Resesi

9 Kiat Renovasi Rumah di Tengah Ancaman Resesi

Virus corona berdampak besar terhadap perekonomian di seluruh dunia. Kini, Indonesia pun turut menyusul mengalami resesi. Lalu, apakah kondisi seperti ini tepat digunakan untuk merenovasi rumah? Apabila Anda ingin melakukannya, maka pertimbangkan segala sesuatunya dengan baik agar prosesnya berjalan lancar. Apa hal-hal yang harus Anda persiapkan?

Kiat Renovasi Rumah di Tengah Ancaman Resesi 

  • Menentukan Skala Prioritas

Anda tentukan prioritas utama bagian rumah mana yang akan direnovasi dulu. Apabila biayanya terbatas, maka pastikan bagian tersebut benar-benar memiliki fungsi penting. 

  • Membuat Gambar Kerja

Gambar kerja penting untuk dibuat guna menjadi panduan saat melakukan renovasi. Selain itu, juga berfungsi mengontrol pemakaian material dan waktu.  

  • Memperhatikan Kondisi Saat Ini

Anda cari informasi mengenai kondisi bangunan sebelum dibongkar, posisi instalasi misalnya pipa kabel dan pipa air. Sangat penting untuk mengetahui posisi maupun dimensi dari struktur bangunan. Keduanya dapat menjadi patokan untuk memulai renovasi. 

  • Menghitung Kebutuhan Dana

Anda perhitungkan dengan teliti kebutuhan dana. Hal-hal yang tidak begitu penting bisa ditinggalkan agar lebih menghemat biaya. 

  • Membuat Kalender Kerja

Kalender kerja berfungsi untuk menentukan rencana kapan renovasi dimulai dan berakhir. Dengan demikian, lama waktu pengerjaan dapat dievaluasi apakah sesuai jadwal atau tidak.  

  • Memilih Tukang Kompeten

Semakin terampil tukang yang dipekerjakan, maka renovasi akan cepat selesai dan kualitasnya pasti bagus. Alhasil, tidak menimbulkan masalah baru di masa mendatang. 

  • Memaksimalkan Ruang

Pada saat renovasi berjalan, semua barang dipindahkan ke dalam satu tempat, sehingga mudah untuk dijangkau dan dikontrol. Apabila Anda melakukan renovasi pada skala besar, maka dianjurkan untuk sementara waktu pindah rumah. 

  • Memilih Material Instan

Material instan akan mempercepat proses renovasi karena mudah untuk dikerjakan. Contohnya adalah semen instan, vinyl untuk lantai, papan gypsum, dan blok beton.

  • Menyimpan Sisa Material 

Saat renovasi sudah selesai, semua peralatan dan sisa material Anda simpan dengan baik. Sedangkan, material yang tidak bertahan lama, seperti semen dan cat bisa Anda singkirkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *