Karyawan Bergaji UMR Bisa Punya Rumah, Simak Caranya

Karyawan Bergaji UMR Bisa Punya Rumah, Simak Caranya

Bagi karyawan yang memiliki gaji pas-pasan atau hanya mencapai UMR, memiliki rumah sepertinya menjadi hal yang sangat sulit. Pasalnya, nilai properti selalu meningkat setiap tahun, sementara gaji yang diterima masih tetap sama. Sebenarnya, karyawan yang hanya bergaji UMR masih tetap bisa memiliki rumah dengan beberapa cara berikut.

Cara Memiliki Rumah Bagi Karyawan Bergaji UMR

Memiliki rumah sendiri merupakan impian dari banyak orang, tak terkecuali bagi para karyawan yang hanya bergaji UMR. Sayangnya, harga rumah yang tinggi dan selalu meningkat setiap tahunnya membuat mereka kesulitan untuk membelinya. Bahkan untuk sekedar membayar uang muka juga masih berat. Agar tetap bisa memiliki rumah, Anda bisa mencoba beberapa cara berikut:

 

  • Mengikuti Program KPR Bersubsidi dari Pemerintah

 

Program KPR bersubsidi yang dikeluarkan pemerintah memberikan akses bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk bisa membeli rumah. Umumnya, rumah yang disediakan adalah tipe 36 dan 72 dengan harga berkisar Rp 100 juta. Untuk mengajukan KPR, Anda perlu memiliki penghasilan tetap selama setahun dengan besaran gaji minimal Rp 3 – 4 juta.

 

  • Membeli Rumah Lelang

 

Nasabah yang gagal menyelesaikan cicilan KPR tidak bisa memiliki rumah yang bersangkutan. Pihak bank selanjutnya melakukan penyitaan dan melakukan penjualan secara lelang. Harganya lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran hingga mencapai 10%. 

 

  • KPR dengan DP 0%

 

Anda bisa mencari KPR yang memberikan keringanan DP hingga 0%. BI selaku regulator perbankan di Indonesia memberikan keleluasaan kepada seluruh perbankan untuk menentukan besaran DP kepada nasabah (0 – 10%) untuk kepemilikian rumah yang pertama. Jika nila DP 10% dari harga aset, maka Anda bisa menabung selama 3 – 4 tahun. 

 

  • Alokasikan Pendapatan

 

Mulailah untuk menyisihkan 20 – 30% dari pendapatan Anda untuk ditabung. Jika gaji Anda Rp 3 juta setiap bulannya, Anda bisa menyisihkan sekitar Rp 600.000 – 900.000 untuk ditabung. Dalam waktu 3 tahun uang yang Anda kumpulkan bisa mencapai Rp  21 juta – Rp 32 juta. Dengan nilai tersebut, Anda sudah bisa mengambil KPR senilai Rp 200 – 300 juta.

Selalu ada jalan bagi siapa saja untuk mencapai keinginannya, termasuk sebuah rumah bagi karyawan yang hanya bergaji UMR. Anda hanya perlu mencari kesempatan, seperti rumah subsidi, KPR dengan uang muka yang murah atau mulai mencoba menyisihkan 20 -30% pendapatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *