Sejarah Keramik Sebelum Berkembang di Indonesia

Sejarah Keramik Sebelum Berkembang di Indonesia

Sejarah keramik yang merupakan salah satu benda dengan umur yang sangat tua, namun terus dikembangkan. Keramik biasa digunakan untuk sebuah keperluan baik untuk peralatan perlengkapan rumah tangga dan sebagainya. Awalnya keramik hanya dibuat menggunakan benda tradisional sebelum menggunakan alat modern seperti sekarang ini.

Sejarah Keramik Sebelum Berkembang di Indonesia

Sejarah Keramik Sebelum Berkembang di Indonesia

Sebelumnya sejarah keramik berasal dari berbagai belahan dunia seperti China, Jepang, Korea, Yunani dan sebagainya. Kerajinan membuat keramik ini timbul dan tumbuh dengan alami, seperti kebudayaan. Keramik merupakan tanah liat yang mengeras ketika dibakar, kemampuan kerajinan yang sudah lama sejak masa pra-sejarah.

Awal Keramik Terbentuk

Awalnya keramik hanya dibuat dengan bentuknya yang dijadikan seperti wadah saja, sebagai keperluan rumah. Mereka memasukkan dan mengecapkan benda-benda ke dalam tanah yang masih basah sebelum dibakar, sehingga memberikan bentuk yang diinginkan. Keramik yang dikenal di Indonesia dengan jenis gerabah telah dikenal sejak pra-sejarah, tahun 3000 sebelum Masehi.

Proses Pembuatan Keramik Pra-Sejarah

Pada tahun itulah keramik sudah mulai digunakan untuk kebutuhan yang bisa digunakan untuk sehari-hari. Umumnya mereka menggunakan keramik hanya untuk fungsi sebagai wadah makanan, minuman, dan tempat penyimpanan. Metode pembuatan keramik itu masih menggunakan tahap pembuatan yang sama seperti sebelumnya, karena belum berkembang seperti saat ini.

Perkembangan Keramik

Hingga pada akhirnya benda-benda ini ditemukan kembali melalui pecahan dari kendi, gerabah dan sebagainya di setiap daerah. Namun keramik tersebut belum dihias dan diberikan ukiran, yaitu tampilannya yang masih polos. Mereka melakukan penelitian dari pecahan kendi tersebut dengan menggabungkan pecahan dengan baik hingga diketahui benda itu dibuat dari tanah liat.

Dari penemuan ini yang akhirnya keramik dibuat kembali dan dikembangkan dengan untuk dibuat berbagai bentuk dan hiasan lain. Hingga saat ini keramik terus dikembangkan, menjadi dua jenis yaitu keramik tradisional dan keramik halus dengan sifatnya yang berbeda-beda. Sifat dari keramik sendiri umumnya ditentukan oleh struktur kristal dan juga komponen lainnya

Dari penjelasan mengenai sejarah sebuah keramik dapat disimpulkan bahwa sifat dan kepadatannya tergantung dari lingkungan geologi dan sebagainya. Anda juga bisa menyimpulkan bahwa senyawa yang ada pada keramik tersebut lebih stabil sama seperti sejarah keramik sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *