Arti dari Warna Tong Sampah

Arti dari Warna Tong Sampah

Pada saat Anda mengunjungi tempat umum atau melintas di pedestrian, apakah sering menemukan tong sampah dengan berbagai warna. Tahukah Anda arti dari warna-warna yang ada di tong sampah tersebut. Ternyata masing-masing warna pada tong memiliki makna yang berbeda-beda. Makna tersebut berkaitan dengan jenis sampah yang bisa dimasukkan didalamnya. Apa sajakah artinya, mari simak ulasan berikut.

Arti dari Warna Tong Sampah

Warna-Warni Tong Sampah

  • Tong Warna HIjau
    Tong sampah dengan warna hijau ini memiliki arti bahwa sampah yang bisa Anda masukkan kedalamnya adalah sampah organik. Yang dimaksud dengan sampah organik adalah sampah yang bisa dijadikan pupuk kompos, contohnya adalah sayuran, daun, dan lainnya.
  • Tong Warna Kuning
    Tong sampah dengan warna kuning ini memiliki arti bahwa sampah yang bisa dimasukkan kedalamnya adalah sampah non organis. Contohnya adalah plastik bekas, botol bekas air mineral, gelas bekas, dan sampah dari plastik lainnya. Sampah ini merupakan sampah yang dapat di daur ulang sehingga bisa dimanfaatkan kembali.
  • Tong Warna Merah
    Tong sampah dengan warna merah ini memiliki arti bahwa sampah yang dapat dimasukkan ke dalamnya adalah sampah dari bahan atau benda B3, yaitu bahan berbahaya dan beracun. Contoh dari sampah jenis ini adalah kaca, beling, pecahan gelas beling, bekas obat nyamuk, bekas desinfektan, bekas detergen, dan lainnya. Sampah B3 adalah sampah berbahaya sehingga harus dipisahkan.
  • Tong Warna Biru
    Tong sampah dengan warna biru ini memiliki arti bahwa sampah yang dapat dimasukkan ke dalamnya adalah sampah dari kertas. Salah satu alasan kenapa sampah kertas disendirikan atau dipisahkan dari jenis sampah lainnya adalah agar lebih mudah untuk di daur ulang kembali menjadi bentuk yang lain.
  • Tong Warna Abu-Abu
    Untuk tong sampah dengan warna abu-abu ini adalah tong sampah yang dapat Anda masukkan berbagai jenis sampah selain dari 4 jenis sampah diatas. Setelah Anda pilah-pilah dari empat jenis tersebut, sampah residu atau sampah sisa dapat Anda masukkan ke dalam tong sampah abu-abu ini.

Mencintai lingkungan dapat dimulai dari diri sendiri, paling tidak kita bisa memilah sendiri mana sampah organik, non organik, B3, kertas, dan residu dengan tempat sampah fiber . Dengan menempatkan sampah secara benar berdasarkan jenisnya akan memudahkan petugas sampah untuk mengolah dan memilah-milah sampah sehingga untuk sampah yang masih bisa dimanfaatkan kembali dapat dengan mudah untuk di daur ulang menjadi bentuk lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *