Sejarah Cat Dinding yang Berkembang

Sejarah Cat Dinding yang Berkembang

Cat dinding yang biasa Anda gunakan untuk kebutuhan rumah dan bangunan lainnya, memiliki sejarah cat yang cukup banyak dari berbagai negara. Cat sendiri telah hadir sebelum masuk ke zaman yang modern dan terus berkembang seiring berjalannya waktu. Cat sendiri biasanya digunakan untuk mewarnai dinding rumah, kantor, sekolah, dengan variasi warna berbeda.

Sejarah Cat Dinding yang Berkembang

Pada saat masa pra-sejarah, orang dahulu telah menggunakan untuk mewarnai suatu benda atau dinding gua tempat tinggal mereka. Bahan yang mereka gunakan untuk membuat cat sendiri beragam dengan mengandalkan bahan alami. Sehingga warna yang dihasilkan lebih alami, walau tanpa adanya campuran lainnya.

Cat Dinding Afrika

Pada 100.000 tahun yang lalu di Blombos, Afrika, orang zaman dahulu menggunakan campuran tanah liat dengan warna kuning atau coklat tua untuk mewarnai dinding gua. Penemuan juga telah mengungkap bahwa orang pada zaman itu menggunakan material tanah untuk substansi untuk menghasilkan cat yang primitif. Bahan itu telah digunakan sejak lama yaitu 40.000 tahun.

Cat Dinding Mesir

Saat 38.000 tahun sebelum Masehi orang zaman dahulu menggunakan cat dari jelaga, lemak hewan dan juga tanah. Cara ini digunakan mereka untuk mewarnai dinding pada gua, selain itu mereka juga menggunakan darah hewan, tanah, timbal, untuk mendapatkan warna. Orang Mesir pada zaman itu sudah menggunakan enam warna seperti putih, biru, hijau, merah, hitam dan juga warna kuning.

Cat Dinding Pada Abad 16-19

Pada masa atau tahun 1600-1900 cat dinding hanya menggunakan bahan dasar air dan juga minyak, untuk digunakan pada dinding dan langit-langit rumah. Saat itu mereka juga menggunakan timbal yang sangat berbahaya untuk kesehatan manusia. Hingga akhirnya di tahun 1718 tercipta sebuah mesin yang dapat memproses setiap bahan dasar cat di inggris.

Sejak saat itulah cat dinding terus berkembang hingga saat ini, Anda juga bisa melihat dan merasakan perubahan dari bahan dan warnanya. Hal ini tentu telah berbeda dari saat zaman sejarah cat dimulai, karena menggunakan bahannya dan campuran yang berbeda untuk hasil lebih modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *