Di rak toko bangunan, berjejer berbagai merek dan tipe silikon sealant. Semuanya terlihat mirip: sama-sama dalam kemasan tabung, sama-sama berbahan silikon, dan sama-sama diaplikasikan dengan pistol lem. Tapi ada satu perbedaan fundamental yang sering luput dari perhatian, dan bisa menjadi penyebab kegagalan fatal: apakah itu sealant asam atau netral?
Salah memilih bisa mengakibatkan korosi pada logam, noda permanen pada batu alam, atau perekatan yang gagal pada permukaan tertentu. Mari kenali perbedaannya sebelum Anda melakukan pekerjaan berikutnya.
Bagaimana Cara Membedakan Sealant Asam dan Netral dari Baunya?
Cara paling mudah untuk membedakan keduanya adalah dengan indera penciuman. Sealant silikon asam (acetoxy-cure) mengeluarkan bau yang sangat menyengat seperti asam cuka (asam asetat) saat diaplikasikan dan selama proses curing berlangsung. Bau ini adalah hasil reaksi kimia pelepasan asam asetat yang merupakan agen pengering utamanya.
Sealant silikon netral menggunakan mekanisme curing yang berbeda (oksiim atau alkoksi) yang tidak menghasilkan asam. Saat diaplikasikan, ia hampir tidak berbau atau memiliki bau yang sangat ringan dan tidak menyengat.
Mengapa Sealant Asam Sangat Berbahaya untuk Logam?
Asam asetat yang dilepaskan sealant asam selama proses curing secara aktif bereaksi dengan permukaan logam, terutama tembaga dan logam yang mengandung tembaga seperti kuningan dan perunggu. Reaksi ini menyebabkan korosi pada logam dan bisa merusak gasket atau komponen elektronik yang bersentuhan dengannya.
Lebih berbahaya lagi, jika sealant asam digunakan pada cermin, asam asetatnya akan bereaksi dengan lapisan perak di balik kaca cermin, menyebabkan bercak hitam atau coklat yang muncul dari tepi cermin dan merusak lapisan perak secara permanen.
Kapan Sealant Asam Cocok Digunakan?
Terlepas dari kelemahannya, sealant asam memiliki satu keunggulan besar: ia merekat dengan sangat kuat dan permanen pada kaca bersih. Sealant asam adalah standar industri untuk aplikasi kaca ke kaca, kaca ke aluminium anodized yang tidak dicat, atau pemasangan kaca di bingkai plastik. Adhesive bond-nya pada kaca jauh lebih kuat dibandingkan sealant netral.
Untuk aplikasi kaca sederhana seperti memasang kaca jendela pada kusen aluminium (tanpa bagian logam yang rentan korosi), sealant asam adalah pilihan ekonomis yang sangat efektif.
Kapan Harus Memilih Sealant Netral?
Gunakan sealant netral untuk semua aplikasi yang melibatkan logam dekoratif (baja stainless, kuningan, tembaga), batu alam (marmer, granit, andesit), kayu dan produk berbasis kayu, serta cermin. Sealant netral juga wajib dipilih untuk semua aplikasi pada area sekitar akuarium ikan, karena asam asetat dari sealant asam bersifat toksik bagi ikan. Meski harganya sedikit lebih mahal, sealant netral memberikan fleksibilitas penggunaan yang jauh lebih luas dan aman untuk hampir semua material.





