Mengenal 4 Gaya Arsitektur untuk Pembangunan Rumah Mungil

Mengenal 4 Gaya Arsitektur untuk Pembangunan Rumah Mungil

Gaya arsitektur merupakan perwujudan bentuk rumah berdasarkan rancangan yang telah dibuat oleh sang pemilik, sehingga dapat mencerminkan kepribadiannya. Berikut akan dikupas empat contoh gaya arsitektur rumah mungil:

Gaya Arsitektur untuk Rumah Mungil

  • Gaya Klasik

Gaya klasik telah hadir sejak zaman dahulu, bahkan menjadi gaya rumah minimalis tertua yang sampai saat ini masih menjadi favorit banyak orang. Meskipun tampak sederhana, namun rumah klasik mengandung nilai filosofis, prestise yang tinggi, dan memberikan kesan mewah serta berkelas. 

Misalnya gaya klasik Eropa menampakkan citra elegan, mewah, dan anggun. Gaya klasik Indonesia lebih menonjolkan kewibawaan dan kebangsawanan. Warna-warna klasik yang dipadukan dengan berbagai ornamen dekorasi dan furnitur dapat menciptakan suasana yang hangat. 

  • Gaya Naturalis

Rumah dengan gaya naturalis memiliki suasana yang asri. Hal ini tampak pada desain interior dan eksteriornya yang didominasi warna hijau. Selain itu, bangunannya menggunakan bahan-bahan alami, seperti batu alam dan kayu. 

Warna-warna rumah yang dipilih antara lain coklat, merah bata, dan hijau daun  guna mempertajam kesan alami. Biasanya, desain rumah tersebut terdiri atas 50% untuk bangunan dan 50% area terbuka, seperti taman atau kolam. 

Keunggulan rumah bergaya naturalis adalah penggunaan listrik sangat minim, karena sirkulasi udara menggunakan ventilasi dan memaksimalkan pencahayaan alami. Adanya halaman yang luas menjadi sarana penyerap air yang baik, sehingga mengurangi terjadinya banjir. 

  • Gaya Modern/Minimalis

Gaya modern/minimalis kini mulai merambah ke kota-kota kecil. Ciri khas rumah yang menggambarkan gaya tersebut adalah menggunakan desain garis vertikal sederhana, variasi berbentuk kotak, dan penataan ruangnya lapang. 

Kini rumah modern disukai oleh para eksekutif muda maupun pasangan baru. Keistimewaannya adalah menghemat penggunaan lahan dan dilihat dari segi biayanya lebih efisien. Desain interiornya simpel, namun terlihat elegan dan modern karena perabotan di dalamnya canggih serta praktis.  

  • Gaya Kontemporer

Rumah gaya kontemporer memiliki keunikan tersendiri, pada umumnya lebih menonjol  dibandingkan bangunan di sekitarnya. Selain itu, mudah untuk dikombinasikan dengan gaya lainnya. Gaya ini bersifat dinamis dan tidak terikat oleh waktu. Bagian interiornya ditata dengan artistik 

Referensi gaya arsitektur di atas bisa Anda pakai saat membangun rumah mungil. Pilihlah gaya sesuai selera Anda. Jangan lupa pastikan bahwa biaya yang dibutuhkan sesuai dengan budget yang Anda miliki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *