7 Cara Pilih Furnitur Ramah Lingkungan untuk Rumah

7 Cara Pilih Furnitur Ramah Lingkungan untuk Rumah

Rumah berkonsep ramah lingkungan menjadi salah satu tren di dunia properti. Faktanya, rumah tersebut jauh lebih nyaman, sekaligus dapat melestarikan lingkungan. Oleh karena itu, furnitur yang Anda gunakan pun juga harus ramah terhadap lingkungan. 

Cara Memilih Furnitur Ramah Lingkungan

  • Furnitur Kayu Bersertifikat

Sertifikat furnitur penting untuk mengetahui asal usulnya. Di Indonesia, terdapat SILK (Sistem Legalitas Kayu) yang menyajikan informasi mengenai toko furnitur yang aman dan bersertifikat ramah lingkungan. 

  • Furnitur Memanfaatkan Bahan Limbah

Kayu-kayu yang berkualitas dapat bertahan lama. Para desainer kini banyak yang memanfaatkan limbah kayu untuk bahan furnitur. Biasanya kayu diambil dari perabotan lama yang masih kuat, kayu bekas, atau sisa industri. Cara ini selain lebih efisien juga dapat memelihara sumber daya alam. 

  • Menggunakan Bambu

Bambu merupakan tanaman rumput-rumputan yang tumbuh liar dan bisa digunakan sebagai bahan alternatif pengganti kayu untuk membuat furnitur. Sifatnya yang fleksibel membuat bambu mudah dimodifikasi menjadi berbagai bentuk.  

  • Furnitur Menggunakan Logam Hasil Daur Ulang

Logam yang telah didaur ulang aman untuk dijadikan furnitur karena proses pengolahannya harus bersertifikat. Misalnya di Amerika Serikat, industri furnitur yang memanfaatkan logam tersebut wajib memiliki sertifikat C2C (Certified Cradle to Cradle) dari lembaga bernama Herman Miller dan Steelcase. Sertifikat tersebut menjamin kesehatan dari konsumen. 

  • Furnitur Awet dan Gampang Diperbaiki

Artinya, furnitur yang Anda pilih mudah untuk dirombak. Bahannya masih bagus untuk dipasang kembali menjadi bentuk yang lebih baik.   

  • Furnitur Berbahan Antik

Menggunakan furnitur yang terbuat dari bahan antik merupakan pilihan terbaik untuk berinvestasi tinggi. Alasannya karena lebih tebal dan kuat sehingga awet untuk digunakan dalam jangka waktu lama.  

  • Membeli Furnitur Lokal

Apabila Anda memilih furnitur impor, maka bisa dibayangkan begitu banyak jumlah bahan bakar yang dipakai untuk mengirimnya ke Indonesia, sehingga polusi udaranya pun banyak, bukan? Oleh karena itu, sebaiknya Anda membeli di  pasar lokal saja. 

Anda tidak perlu bingung lagi dalam menentukan furnitur untuk rumah yang bersifat ramah lingkungan. Saat beralih menggunakan furnitur tersebut, maka Anda telah berkontribusi untuk menjaga lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *