Ini Cara Urus Sertifikat Tanah Hilang atau Rusak

Ini Cara Urus Sertifikat Tanah Hilang atau Rusak

Sertifikat tanah merupakan dokumen penting yang menjadi pertanda bahwa seseorang sah memiliki sebuah tanah. Surat tanah sangat penting dan harus ada saat melakukan transaksi jual beli tanah untuk proses balik nama. 

Namun bagaimana jika sertifikat tanah hilang atau mengalami kerusakan? Tenang, Anda masih bisa mengurusnya dengan cara berikut ini.

Cara Mengurus Sertifikat Tanah yang Hilang atau Rusak

  • Melaporkan Kehilangan

Saat melapor ke kepolisian, sebutkan nomor sertifikat, lokasi, serta atas nama dari tanah tersebut.

  • Melakukan Pemblokiran Sertifikat Tanah

Sebelum melakukan pemblokiran, siapkan beberapa dokumen yang dibutuhkan, seperti fotokopi sertifikat tersebut serta identitas pemiliknya. Surat blokir kemudian akan ditujukan ke Kepala Kantor Pertahanan.

  • Mengurus Pergantian Sertifikat  ke BPN

Setelah melapor ke kepolisian dan membuat Surat Keterangan Kehilangan Sertifikat Tanah, langkah selanjutnya adalah mengajukan permohonan ke BPN mengenai pembuatan sertifikat pengganti.

  • Pengisian Formulir Permohonan

Formulir harus diisi oleh pemohon atau orang yang berkuasa serta menandatanganinya di atas sebuah materai.

  • Melengkapi Berkas Permohonan

Beberapa berkas yang harus dilengkapi antara lain:

  • KTP asli dan fotokopi
  • KK asli dan fotokopi
  • Fotokopi Sertifikat Tanah yang hilang (kalau ada)
  • Fotokopi bukti lunas PBB
  • Surat Kehilangan dan Berita Acara Pemeriksaan dari kepolisian
  • Surat Kuasa apabila dialihkan pada pihak lain.
  • Pemeriksaan Keabsahan

Dokumen-dokumen pendukung yang dilampirkan akan menjadi pertimbangan BPN dalam menentukan keabsahan pemohon.

  • Pengambilan Sumpah

Pemilik sertifikat akan diambil sumpahnya oleh BPN di hadapan Kepala Kantor Pertahanan dan pemuka agama sesuai agamanya. Setelah itu berita acara sumpah tersebut akan dibuatkan.

  • Diumumkan di Media Cetak

Berita acara sumpah yang sudah dibuat kemudian akan diterbitkan di media cetak dengan biaya yang ditanggung pemohon. Pengumuman ini bertujuan untuk memberi kesempatan untuk melapor jika ada pihak yang keberatan.

  • Pengukuran Ulang

BPN akan mengukur ulang tanah yang dimaksud dalam sertifikat yang hilang apabila surat ukur lama dan kondisi fisik tanah dan bangunan mengalami perubahan. 

  • Sertifikat Baru Terbit

Apabila dalam jangka waktu 30 hari pengumuman di media cetak tidak ada pihak yang keberatan dengan hal itu, maka sertifikat baru akan diterbitkan oleh BPN.

Pastikan untuk tidak mengada-ada saat melaporkan kehilangan atau kerusakan karena Anda berurusan dengan kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *