Perbedaan Granit dan Marmer

Perbedaan Granit dan Marmer

Anda tentu sudah sering mendengar istilah granit dan marmer. Produk ini merupakan suatu bahan yang digunakan untuk penutup dinding dan lantai. Baik granit maupun marmer memberikan kesan mewah pada bangunan yang menggunakannya. Walaupun harga dari kedua jenis barang ini sangat tinggi, namun tidak pernah sepi dari buruan orang dengan ekonomi menengah keatas untuk diaplikasikan di rumah atau gedung yang mereka miliki.

Perbedaan Antara Granit dan Marmer

Ketika Anda di toko material atau toko yang menyediakan granit dan marmer, mungkin Anda akan sedikit kesulitan dalam membedakan dua produk ini. Memang sepintas hampir sama, namun jika Anda teliti lebih lanjut maka akan menemukan perbedaan dari keduanya. Berikut ini adalah beberapa hal tentang perbedaan antara granit dan marmer.

Granit

  • Termasuk dalam jenis batuan beku yang terbentuk dari magma cair yang mengalami pendinginan.
  • Memiliki daya tahan lama karena pori-pori pada granit lebih sedikit.
  • Granit ini anti gores, awet, dan tahan terhadap zat asam.
  • Granit juga tahan panas dan tahan air jadi dapat Anda gunakan untuk bagian dalam maupun luar ruangan.
  • Harga di pasaran sekitar 4-15 juta/meter.
  • Corak yang dimiliki hampir seragam karena pengaruh prosentase mineral didalamnya.
  • Mudah dibersihkan dan tidak membutuhkan perawatan tambahan.
  • Granit ini cocok digunakan untuk kamar mandi, lantai, dan dinding.

Marmer

  • Termasuk dalam batuan metamorphosis yang terbentuk dari kristalisasi batu kapur.
  • Daya tahannya kurang karena memiliki pori yang besar sehingga mudah terlihat kusam.
  • Mudah tergores dan tidak tahan terhadap zat asam. Hal ini mengakibatkan marmer akan hilang kilaunya jika terkena minyak, kopi, dan lainnya.
  • Marmer menyerap air, namun jika basah akan mudah patah dan kusam. Jika Anda ingin menggunakannya untuk luar ruangan harus menggunakan sealant yang sesuai.
  • Harganya sekitar 4-15 juta/meter.
  • Motif marmer beragam dengan corak yang terbentuk dari beberapa kotoran yang menempel pada saat proses kristalisasi.
  • Perawatannya cukup sulit, dan harus dilakukan reseal setiap 2 tahun sekali.
  • Cocok digunakan untuk dinding dan penutup lantai.

Walaupun serupa ternyata granit dan marmer memiliki perbedaan baik dari sisi corak maupun sifatnya. Granit lebih mudah dibersihkan dan tahan lama sehingga Anda tidak perlu terlalu sering membersihkan atau melakukan reseal seperti pada marmer. Jadi Anda akan lebih menghemat biaya perawatan. Apapun pilihan Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan desain dari rumah Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *